My Digital Portofolio Resume Hari Pertama
Pembukaan Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) Prof. Dr. Ir.Achmad Jazidie, M.Eng. :
UNUSA terus berinovasi menuju kejayaan dan sekarang berusia 12 tahun dalam usia sangat muda . Pada saat berusia 10 tahun yang sudah terakreditasi unggul dan tentunya tidak mudah, sebagian prestasi tahun 2024 salah satunya pada peringkat 35 dari ribuanPTN dan PTS di Indonesia.
Sdigis SDGs 3, 4, 6, dan 17 adalah bagian dari Sustainable Development Goals (SDGs), yang merupakan 17 tujuan global PBB untuk menciptakan dunia yang lebih baik pada tahun 2030. Secara spesifik, SDG 3 adalah Kesehatan dan Kesejahteraan, SDG 4 adalah Pendidikan Berkualitas, SDG 6 adalah Air Bersih dan Sanitasi, dan SDG 17 adalah Kemitraan untuk Pencapaian Tujuan.
Kita akan di bekali berbagai materi yang akan menstimulasi, mentriger, motivasi untuk menjadi pribadi mencintai ilmu kebaikan "Mencintai ilmu dan cinta kebaikan".
Materi I:
Prof. Yudi Latif, MA., Ph.D
Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan- Indonesia/PSIK-Indonesia
Tema: Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara
Resume :
Dunia saat memasuki abad 21 , Indonesia kita lihat 80 tahun untuk pencapaian, sepertinya Indonesia masih tertinggal. Indonesia sangat luas , yang menentukan besar kecil itu di tentukan kualitas dan karakter manusia nya. Tidak ada negara maju jika orangnya tidak bisa berkembang, kita harus ingat Indonwsia sangat luas wilayahnya. Yang harus di kembangkan :
Sila sila dalam pancasila itu sangat terhubung, dengan menyatukan keragan ini kita harus menemukan titik temu dengan cara mengembangkan jaring karing silaturahmi, konektivitas sesama.
Saling percaya satu sama lain, dengan "Bhinneka Tunggal Ika" yang harus saling di hormati, meskipun berbeda beda ada unsur yang bisa menautkan kita itulah membuat perbedaan memperkuat. Untuk itu konektivitas harus di ikat dengan nilai integritas .
Pancasila di maknai dengan titik temu. VISI DAN MISI BERNEGARA BERDASARKAN PANCASILA:
Visi : Menjadi bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan
Misi :
- Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia
- Memajukan kesejahteraan umum
- Mencerdaskan kehidupan bangsa
- Ikut melaksanakan kertertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Materi II :
Erisandy Yudhistira
Priority Banking Manager Bank Mandiri
Tema: Penguatan Literasi Keuangan dan Kesejahteraan Mahasiswa
Resume :
Dalam membeli online itu sangat mudah dan gampang. Peluang dalam kebutuhan konsumsi di didapatkan secara dengan cepat , tetapi ada yang di khawatirkan jika kita tidak secara bijak mengelola keuangan itu akan membuat kita kesuliatan di suatu hari nanti, misal di Pay Later . Jika tidak di barengi dengan plan akan di hadapkan suatu titik di usia 50 tahun, bisa jadi tidak happy ending atau finansial yang tidak bagus. Dalam perencanaan keuangan kita harus menyisihkan dulu sebagian pendapatan atau uang setiap bulannya untuk menabung, nanti sisanya bisa di kembangkan untuk kebutuhan yang lain. Itu harus sesuai urutan dan jangan sampai salah mana yang harus di dahulukan. Apa itu Reksa Dana?
"Suatu wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal yang selanjutnya diinvestasikan dalam protofolio efek oleh Manajer Investasi (MI) yang telah mendapat izin dari Bapepam (saat ini OJK).
Kesimpulan : Aset paling penting adalah individu sendiri untuk siklus kehidupan kita, salah satunya perencanaan investasi.
Materi III :
Prof. Kacung Marijan, Drs., MA., Ph.D - Wakil Rektor 1 UNUSA
Tema: Sistem Pendidikan Tinggi di UNUSA
Resume : Profil Umum UNUSA
Afiliasi: UNUSA adalah perguruan tinggi swasta di Surabaya, Jawa Timur, yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia. Nilai-nilai ke-NU-an (moderasi, toleransi, kearifan lokal) menjadi dasar pengembangan keilmuan dan karakter.
Visi & Misi: Umumnya fokus pada mencetak lulusan yang unggul, berakhlak mulia, dan berkontribusi pada pembangunan bangsa dengan memadukan keilmuan universal dan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja).
Status: Terakreditasi oleh BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi).
2. Struktur Akademik
Fakultas dan Program Studi: UNUSA menyelenggarakan pendidikan melalui berbagai fakultas. Contoh program studi yang umumnya ada (perlu dicek di website resmi untuk update):
Fakultas Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter, Profesi Dokter.
Fakultas Kesehatan Masyarakat: S1 Kesehatan Masyarakat.
Fakultas Ilmu Kesehatan: S1 Keperawatan, S1 Farmasi, D3 Kebidanan, Profesi Ners.
Fakultas Sains dan Teknologi: S1 Teknik Informatika, S1 Biologi.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis: S1 Manajemen, S1 Akuntansi.
Fakultas Agama Islam: S1 Pendidikan Agama Islam, S1 Ekonomi Syariah, S1 Perbankan Syariah.
Fakultas Psikologi: S1 Psikologi.
Fakultas Hukum: S1 Ilmu Hukum.
Jenjang Pendidikan: Menawarkan program:
Sarjana (S1): Durasi 4 tahun (8 semester).
Profesi: Untuk bidang kesehatan (Dokter, Ners, Apoteker) setelah S1.
Diploma (D3): Durasi 3 tahun (6 semester), misalnya D3 Kebidanan.
3. Sistem Pembelajaran
Sistem Kredit Semester (SKS): Sistem utama di UNUSA, sesuai standar nasional.
1 SKS: Setara dengan 50 menit aktivitas per minggu selama 1 semester (16 minggu), mencakup tatap muka, tugas, ujian, dan studi mandiri.
Beban Studi: Rata-rata 20-24 SKS per semester untuk S1.
Kurikulum:
Kurikulum Nasional: Mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).
Kurikulum Khas UNUSA: Mengintegrasikan nilai-nilai Aswaja dan ke-NU-an (misal: mata kuliah Ke-NU-an, Bahasa Arab, Pendidikan Agama Islam dengan perspektif Aswaja) ke dalam berbagai program studi, termasuk non-keagamaan.
Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM): Implementasi program pemerintah untuk fleksibilitas pembelajaran (magang, pertukaran pelajar, proyek di desa, dll).
Metode Pembelajaran: Kombinasi:
Tatap Muka (Offline): Kuliah, praktikum (khususnya kesehatan), diskusi.
Blended Learning: Perpaduan offline dan online (menggunakan LMS seperti Moodle, Google Classroom, atau platform UNUSA).
Student-Centered Learning: Mendorong partisipasi aktif mahasiswa, diskusi, presentasi, dan penelitian sederhana.
Penilaian: Berdasarkan:
UTS (Ujian Tengah Semester)
UAS (Ujian Akhir Semester)
Tugas Individu/Kelompok
Kehadiran & Partisipasi
Praktikum/Projek
Indeks Prestasi (IP): Skala 0.00 - 4.00.
4. Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru
Jalur Pendaftaran: Umumnya mencakup:
Jalur Prestasi/Akademik: Bagi siswa dengan nilai rapor/UN yang tinggi.
Jalur Ujian Mandiri (UM-UNUSA): Tes tertulis (biasanya TPA, Tes Potensi Akademik, dan Tes Bidang Studi) yang diselenggarakan UNUSA.
Jalur SPAN-PTKIN: Seleksi bersama masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (diikuti beberapa PTKIN dan PTS Islam seperti UNUSA).
Jalur UM-PTKIN: Ujian masuk bersama PT Islam (serupa SPAN-PTKIN).
Jalur Hafidz/Hafidzah: Khusus untuk penghafal Al-Qur'an (biasanya ada kuota khusus).
Persyaratan Umum:
Lulus SMA/SMK/MA/Sederajat.
Memenuhi nilai rata-rata yang ditentukan (tergantung jalur).
Surat keterangan sehat (khusus untuk prodi kesehatan).
Pas foto, ijazah/transkrip nilai (legalisir), dll.
5. Sistem Penjaminan Mutu
Akreditasi: Program studi dan institusi diakreditasi oleh BAN-PT. Peringkat akreditasi (Unggul, A, B, C) menjadi indikator kualitas.
Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI): UNUSA memiliki sistem untuk memastikan mutu:
Evaluasi Kurikulum: Rutin dilakukan penyesuaian.
Evaluasi Pembelajaran: Melalui kuisioner mahasiswa, evaluasi dosen.
Audit Mutu Internal: Dilakukan oleh unit penjaminan mutu universitas.
Pelaksanaan Standar: Mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan SN-DIKTI.
Tracer Study: Melacak lulusan untuk mengetahui relevansi kurikulum dengan dunia kerja dan kepuasan pengguna lulusan.
6. Layanan Mahasiswa & Fasilitas
Layanan Akademik: Biro Administrasi Akademik (BAA), sistem informasi akademik online (untuk KRS, nilai, jadwal, keuangan).
Layanan Kemahasiswaan: Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimbingan konseling, beasiswa, aktivitas ormawa/UKM, pengembangan softskill).
Perpustakaan: Fisik dan digital (e-journal, e-book).
Laboratorium: Lab praktikum (khususnya untuk prodi kesehatan, sains, teknologi), lab komputer, lab bahasa.
Fasilitas Umum: Ruang kelas ber-AC, masjid/kampus musholla, wifi area, kantin, area parkir, fasilitas olahraga.
Rumah Sakit Pendidikan: Untuk prodi kesehatan (biasanya bekerjasama dengan RS NU atau RS lain di Surabaya).
7. Biaya Pendidikan
Komponen Biaya: Umumnya terdiri dari:
SPP (Sumbangan Pengembangan Pendidikan): Dibayar sekali di awal masuk (bisa dicicil).
SPP Tetap/SPP Variabel: Dibayar per semester (besarnya tergantung program studi dan jenjang).
Biaya Praktikum/Keterampilan: Khusus prodi tertentu (kedokteran, keperawatan, farmasi, dll).
Biaya Registrasi & Kegiatan Mahasiswa.
Kemudahan Pembayaran: Biasanya tersedia cicilan dan beasiswa (Beasiswa Prestasi, Beasiswa Tahfidz, Beasiswa Bidikmisi (KIP Kuliah), Beasiswa dari Yayasan/Lembaga, dll).
8. Karakteristik Khas UNUSA
Penguatan Nilai Aswaja: Integrasi nilai Islam moderat, toleran, dan berbasis kearifan lokal dalam semua aspek akademik dan non-akademik.
Fokus pada Kesehatan: Memiliki fakultas/prodi kesehatan yang kuat (Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Farmasi) dengan fasilitas pendukung.
Keterlibatan dalam Masyarakat: Mendorong mahasiswa dan dosen untuk terlibat dalam pengabdian masyarakat (KKN) yang berbasis pada nilai-nilai sosial-keagamaan.
Lingkungan Kampus Religius: Atmosfer Islami dengan kegiatan keagamaan rutin (pengajian, dll) yang terbuka dan inklusif.
Kesimpulan:
Sistem Pendidikan Tinggi di UNUSA mengikuti kerangka standar nasional Indonesia (SKS, SN-DIKTI, KKNI, BAN-PT) namun memiliki keunikan dalam integrasi nilai-nilai Aswaja dan ke-NU-an ke dalam kurikulum, lingkungan kampus, dan pengembangan karakter mahasiswa. UNUSA menawarkan berbagai program studi, dengan keunggulan khusus di bidang kesehatan dan keagamaan, didukung oleh fasilitas yang memadai dan komitmen terhadap penjaminan mutu.
Materi IV :
Dr. Pulung Siswantoro, SKM., M.Kes. Dosen Universitas Airlangga
Tema: Strategi Menumbuhkan Critical Thinking Ability untuk Menemukan Solusi Terbaik
Resume :
Strategi Mengembangkan Berpikir Kritis Asah Rasa Ingin Tahu
Biasakan bertanya “mengapa” dan “bagaimana”. Jangan mudah menerima informasi tanpa memahami dasar dan penyebabnya.
Lihat dari Berbagai Sudut Pandang
Pertimbangkan pendapat berbeda, cari solusi alternatif, dan hindari terjebak dalam pola pikir satu arah.
Gunakan Logika dengan Tepat
Pahami cara membangun argumen yang benar, kenali kesalahan logika, serta bedakan fakta dari opini atau asumsi.
Terapkan Metode Pemecahan Masalah
Gunakan kerangka seperti PDCA, 5 Whys, atau SWOT untuk menggali akar persoalan dan mencari solusi efektif.
Sadari Bias dalam Pikiran
Waspadai bias kognitif (misalnya bias konfirmasi atau bias anchor). Cobalah mencari informasi yang menantang keyakinan Anda, serta libatkan orang lain untuk sudut pandang tambahan.
Lakukan Refleksi
Renungkan keputusan yang sudah diambil, nilai hasilnya, lalu pelajari apa yang bisa diperbaiki untuk ke depan.
Aktif Berdiskusi dan Berdebat
Ikuti percakapan dengan orang yang berpandangan berbeda, latih mendengarkan dengan baik, serta sampaikan argumen berbasis bukti.
Terus Belajar
Perluas wawasan dari berbagai bidang, ikuti pelatihan atau bacaan tentang logika, lalu terapkan pengetahuan itu dalam kehidupan nyata.
Website : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Lihat blog teman saya : https://fionasalsabila09.blogspot.com/2025/09/resume-materi-pkkmb-day-1.html

Komentar
Posting Komentar